Akanghari's Blog
manut marang kahananArsip untuk Agustus, 2009
radiasi
Pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba mem-posting mengenai sumber radiasi yang ada di sekitar kita dan berapa nilai dosis dari masing-masing sumber tersebut. Saya yakin banyak diantara pengunjung blog yang sering nongkrong di sini mempunyai pengetahuan yang lebih dari saya, tetapi mudah-mudahan artikel ini bisa menambah pengetahuan bagi pengunjung blog yang belum mengetahuinya.
Sumber Radiasi
Secara umum sumber radiasi dibagi menjadi dua yaitu sumber radiasi alam dan sumber radiasi buatan.
Sumber Radiasi Alam
Yang termasuk sumber radiasi alam adalah :
1. Radiasi Kosmik
Radiasi kosmik merupakan radiasi yang berasal dari angkasa luar, umumnya terdiri atas partikel proton. Proton merupakan partikel bermuatan, sehingga jumlah proton yang memasuki atmosfir bumi dipengaruhi oleh medan magnet bumi. Karena itu, dosis radiasi yang berasal dari radiasi kosmik bergantung pada garis lintang; semakin jauh dari khatulistiwa, semakin besar dosisnya.

Ketika memasuki atmosfir bumi, radiasi kosmik berinteraksi dengan atom/unsur penyusun atmosfir. Semakin mendekati bumi, jumlah radiasi kosmik akan semakin berkurang karena diserap oleh bahan penyusun atmosfir, sehingga dosisnya juga akan semakin berkurang. Pada permukaan bumi, secara rata-rata, dosisnya sekitar 0,4 mSv (40 mrem) per tahun.
2. Radiasi Kerak Bumi (Terestrial)
Semua bahan yang terdapat dalam kerak bumi mengandung radionuklida, khususnya uranium (U), thorium (Th) dan kalium (K). Uranium tersebar di bebatuan dan tanah dalam konsentrasi yang sangat kecil. U-238 merupakan induk dari beberapa deret peluruhan radionuklida. Setiap radionuklida akan meluruh menjadi radionuklida lain hingga akhirnya tercapai nuklida stabil Pb-206. Salah satu radionuklida yang berada dalam deret peluruhan uranium ini adalah radon-222 (Rn-222) yang dapat berinteraksi dengan udara. Thorium juga tersebar di tanah, dan Th-232 merupakan radionuklida induk dari deret peluruhan lain. Konsentrasi kalium lebih banyak dibandingkan dengan uranium dan thorium.
Semua radionuklida tersebut memancarkan radiasi gamma. Karena itu, setiap saat kita mendapat radiasi gamma, baik sewaktu kita berada di dalam maupun di luar rumah. Dosis yang diterima akan bervariasi sesuai dengan struktur geologi daerah tempat tinggalnya dan dengan bahan bangunan yang dipakai. Secara rata-rata, kita menerima dosis 0,5 mSv (50 mrem) per tahun dari radiasi gamma alamiah yang berasal dari bebatuan dan tanah.
Kita mungkin berpikir bahwa dengan masuk ke dalam rumah, kita akan terhindar dari radiasi terestrial. Kenyataannya, kontribusi radiasi terestrial ini 20% terdapat di luar rumah, 80% berasal dari bahan bangunan.
3. Radiasi Internal
Tubuh manusia terdiri atas bahan kimia, beberapa diantaranya merupakan radionuklida yang berasal dari makanan dan air yang kita konsumsi tiap hari. Tabel berikut memperlihatkan perkiraan jumlah radionuklida yang terdapat pada tubuh manusia dengan berat 70 kg.
4. Radiasi Radon
Radiasi Radon sebenarnya masuk ke dalam radiasi terestrial, tetapi karena prosentasenya cukup besar di bumi, maka dibuat pembahasan sendiri. Radiasi yang berasal dari gas radon (Rn-222) merupakan sumber utama radiasi yang kita terima sehari-hari. Hal ini terjadi karena Rn-222 dapat bergabung dengan udara yang kita hirup. Kemudian, gas radon yang memancarkan radiasi alfa ini dapat mengiradiasi paru-paru sehingga akan meningkatkan risiko terkena kanker.
Jika gas radon keluar dari tanah, gas radon akan terdispersi (tersebar) ke udara. Karena itu, konsentrasi radon di lingkungan udara terbuka akan kecil. Namun, jika gas radon memasuki ruangan tertutup, khususnya melalui lantai rumah, konsentrasinya akan meningkat.
Dosis efektif rata-rata dari gas radon ini sekitar 1,2 mSv (120 mrem) per tahun. Karena dosis total rata-rata (baik berasal dari radiasi alamiah maupun buatan) sekitar 2,8 mSv (280 mrem) per tahun, maka kontribusi dari radon ini sekitar 43% dari dosis total yang kita terima. Karena itu, kita harus mewaspadai dosis radiasi yang berasal dari gas radon ini. Untuk mengurangi radiasi yang berasal dari gas radon, ruangan gedung harus memiliki ventilasi yang cukup agar gas radon dapat didispersikan oleh udara.
Sumber Radiasi Buatan
Yang termasuk dalam sumber radiasi buatan adalah :
1. Sumber Radiasi Bidang Kedokteran
Dalam bidang kedokteran, radiasi pengion digunakan untuk diagnosis dan pengobatan (terapi). Pemakaian sinar-X untuk memeriksa pasien disebut radiologi diagnostik, jika radiasi digunakan untuk mengobati pasien, prosedurnya disebut radioterapi, sedang pemakaian obat-obatan yang mengandung bahan radioaktif, baik untuk keperluan diagnosis maupun terapi, disebut kedokteran nuklir. Dosis efektif rata-rata yang berasal dari bidang kedokteran ini sekitar 0,4 mSv (40 mrem) per tahun.
2. Radiasi di Atmosfir
Jika bom nuklir diuji-coba di atas tanah, ledakan bom tersebut akan menghamburkan berbagai radionuklida, misalnya H-3 dan Pu-241, ke atmosfir. Dari atmosfir, radionuklida tersebut kemudian secara perlahan-lahan turun ke tanah. Sekitar 500 uji-coba bom nuklir dilaksanakan sebelum adanya pembatasan uji-coba bom nuklir pada tahun 1963.
Radionuklida utama yang menjadi bahaya radiasi pada uji-coba bom nuklir ini adalah C-14, Sr-90 dan Cs-137. Radionuklida tersebut dapat masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman. Selain itu, radionuklida tersebut dapat juga terdapat di permukaan tanah sehingga akan menambah radiasi yang kita terima.
Dosis efektif rata-rata akibat radionuklida hasil uji-coba bom nuklir ini sekitar 0,005 mSv (0,5 mrem) per tahun. Jumlah ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan dosis sekitar 0,1 mSv (10 mrem) pada tahun 1963 ketika uji-coba peledakan bom nuklir mencapai puncaknya.
3. Radiasi Akibat Kecelakaan PLTN di Chernobyl
Pada tanggal 26 April 1986 terjadi kecelakaan di PLTN Chernobyl, Ukraina. Kecelakaan itu mengakibatkan tersebarnya sejumlah bahan radioaktif ke lingkungan selama 10 hari. Sekitar 31 orang meninggal dunia, termasuk 28 orang petugas pemadam kebakaran. Para petugas pemadam kebakaran tersebut mendapat dosis radiasi tinggi, antara 3 Sv (300 rem) hingga 16 Sv (1600 rem), yang berasal dari bahan radioaktif yang mengendap di tanah. Selain itu, mereka juga mengalami kontaminasi pada kulit yang mengakibatkan eritema akut. Sebanyak 209 orang juga mendapat perawatan di rumah sakit, 106 orang di antaranya didiagnosa menderita sakit akibat radiasi yang cukup parah. Kendati demikian, semuanya dapat disembuhkan dan diizinkan pulang setelah menjalani perawatan beberapa minggu atau bulan di rumah sakit.
Radionuklida utama yang menjadi bahaya pada kecelakaan ini adalah I-131, Cs-134 dan Cs-137. Dosis yang diterima berasal dari radiasi eksterna radionuklida yang terdapat di permukaan tanah, dari terhirupnya I-131 sehingga meningkatkan dosis radiasi pada thyroid, dan dari radiasi internal radionuklida yang terdapat pada bahan makanan.
Ketika UNSCEAR (United Nations Scientific Committee on the Effects of Atomic Radiation) menerbitkan laporan pada tahun 2000, pada laporan itu masih disebutkan bahwa kecelakaan PLTN Chernobyl ini mengakibatkan dosis efektif rata-rata sekitar 0,002 mSv (0,2 mrem) per tahun.
4. Radiasi Akibat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) merupakan salah satu sumber daya energi listrik dunia. Pada setiap tahap daur bahan bakar nuklir, termasuk penambangan, fabrikasi, operasi reaktor serta olah-ulang bahan bakar, sejumlah kecil radionuklida dilepaskan ke lingkungan dalam bentuk cair, gas atau padat. Dosis efektif rata-rata yang berasal dari energi nuklir ini sekitar 0,0002 mSv (0,02 mrem) per tahun.
Dapat dilihat pada tabel dibawah ini prosentase kontribusi dari masing-masing Radiasi yang ada.
Jadi dapat disimpulkan bahwa radiasi yang diberikan oleh alam mempunyai kontribusi yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan bidang yang selama ini kita geluti bersama yaitu radiografer. Semoga bisa bermanfaat
Sumber :
www.batan.go.id
Proteksi Radiasi oleh Mukhlis Akhadi
Modul Radiobiologi oleh Nova Rahman, Dipl.Rad, S.Si
Harus diakui, idealisme menjadi pertimbangan paling penting dalam pemilihan jurusan.
Hanya saja, tidak salah rasanya jika kita memilih jurusan berdasarkan prospek ke depannya
Disini saya ingin coba mengungkapkan sedikit dari hasil ‘investigasi’ saya terhadap perkembangan industri dan efeknya untuk prospek jurusan.
1. Sampai saat ini bidang perminyakan masih akan menjadi primadona karena gajinya yang menggiurkan.Pembukaan lapangan baru di Cepu dan Ujung pangkah serta lapangan gas besar di perairan Natuna menjanjikan lapangan kerja yang besar untuk jurusan Perminyakan, Geologi dan Geofisika (Fisika MIPA konsentrasi Fisika Bumi). Jangan lupa, jurusan2 itu masih sangat sedikit. Sementara kebutuhan banyak. Mau anda lulusan Minyak ITB, Trisakti atau UPN ‘V’ Yogya, anda akan tetap dibutuhkan. Jangan takut tidak dapat kerjaan. Untuk Geologi dan Geofisika peluang lebih besar lagi. Geologis Indonesia saat ini sedang diburu untuk mengisi kekosongan di Timur Tengah.Mengapa?? Sejak isu teroris muncul, ekspatriat dari Barat tidak berani lagi kerja di TimTeng. Alhasil mereka kekurangan Drilling engineer. Nah, berhubung track record geologis Indonesia cukup hebat, mereka mengalihkan pandangan ke indonesia. Permintaan sangat besar. Gaji?? jangan tanya, kerja 15 tahun mungkin sudah cukup untuk membiayai pensiun anda.
Pembukaan lapangan batubara juga membuat peluang lulusan pertambangan ckup besar. Hanya saja, lulusan tambang cukup besar sekitr 2000 setiap tahun. Anda harus masuk 4 tambang pilihan yaitu Teknik Tambang ITB, Unsri, Trisakti, dan UPN ‘V’ Yogya untuk sedikit memberi kepastian masa depan. Setahu saya, Tambang ITB 50% sudah dipesan sebelum lulus (data tempo 2007, komentar dari pak rektor itb). Dan ini beneran. Di UPN Yogya, jika anda 5 besar lulusan terbaik di Minyak dan tambang,kerjaan sudah menanti (tapi ya tetep harus berusaha, ini cuma data dari beberapa alumninya upn). Sekali lagi, kebutuhan banyak lulusan sedikit. Cuma, kuliahnya berat banget. Di Geologi UGM ospeknya 1 semester lamanya. Tiap sabtu sore disuruh lari muter fakultas berkali-kali. Kuliah lapangan naik gunung dan ke pantai Tertarik??
2. Proyek pembangunan jalan tol ribuan kilo yang dicanangkan pemerintah membuat bidang konstruksi berprospek cerah. Selain itu pembangunan tentu makin cepat dengan lancarnya transportasi. Catat : Teknik Sipil masih sangat prospektus!! Hanya saja yang perlu diingat, penghasilan di kontraktor tidak terlalu besar. Setara dengan PNS golongan 4A.
3. Telekomunikasi. Dijamin, bidang Telkom sangat prospek sampai 10 tahun mendatang. Baik untuk Vendor maupun operator. Pertimbangkan baik-baik untuk masuk Teknik Elektro konsentrasi Telekomunikasi. Elektro telekomunikasi terbaik masih dipegang STT Telkom dan ITB. UI, UGM dan ITS juga cukup bagus.
4. Pemerintah mecanangkan percepatan rasio kelistrikan dengan membangun PLTU yang total berkapasitas sekitar 10000 MW sampai 5 tahun mendatang. jika 1 PLTU berkapasitas 300 MW maka dibutuhkan 30 engineer pembangkitan maka akan ada lowongan untuk sekitar 1000 engineer pembangkitan dari jurusan Teknik Elektro konsentrasi Power, Teknik Fisika dan Teknik Mesin. Gaji besar. Sangat prospek!!
5. PLTU bukan cuma operasi tapi juga konstruksi. Kerjaan lagi buat Elektro, Teknik Fisika dan Teknik Mesin. Teknik kimia juga terlibat.
6. Pengembangan Energi Terbarukan butuh banyak insinyur.
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) : Teknik Sipil
PLT Mikrohidro : Teknik Sipil, Teknik Fisika
PLT Matahari, Angin : Teknk Fisika dan Teknik Mesin
PLT Biodiesel dan Bioethanol : Teknologi Pertanian, Teknik Kimia
PLT Panas Bumi : All engineering
Ingat bidang energi : Gaji besar !!
7. Teknologi Informasi. Jelas, kita butuh orang IT baik Fasilkom, IF atau yang ekuivalen. Tenang, lapangan kerjanya tidak akan pernah habis. Terlebih lagi, kesempatan nyari proyek cukup besar. Contohnya sebagai web developer. Banyak instansi yang mulai peduli membuat web. Rate cukup tinggi, di Jogja rate untuk pembuatan web full sekitar 2,5 juta sampai 3 juta. Ini belum ditambah maintanance. Peluang lebih besar jika anda menguasai Linux, karena sekarang banyak instansi beralih ke Linux. Tips, terus update kemampuan. Yang sangat prospek saat ini dot net developer.
8. Petrokimia. Teknik Kimia masih terus berjaya. Yang recommended, UGM, ITB, UI, UNDIP, dan ITS.
9. Teknik Nuklir. Ingat, PLTN segera dibangun.
10. Bidang kedokteran
Bidang ini tidak pernah sepi lapangan kerja. Bukan cuma Kedokteran Umum tapi juga keperawatan dan kebidanan. setiap tahun untuk Arab Saudi saja dibutuhkan 2000 perawat Indonesia. Tapi masih sulit dipenuhi. Ini peluang yang bagus. Kebidanan?? Jangan salah, saya justru sangat merekomendasikan jurusan ini. Setahu saya, tidak ada Bidan yang tidak kaya alias lebih dari cukup. prospek jelas bagus.
11. Jurusan-jurusan desain (Diskomvis, Interior, dll)
Dijamin prospeknya bagus banget. Teman2 saya yang masih kuliah aja udah pada dapet kerjaan…
Ingat, terbaik masih di UK Petra Surabaya dan ISI Jogja. Tapi kabarnya ITB mulai menyusul…
12. Kartografi dan penginderaan jauh
Jangan meremehkan jurusan ini, diam2 jurusan ini punya prospek sangat bagus
13. Teknik Industri dan Teknologi Industri Pertanian. Kedua jurusan ini sebenarnya mirip. Kurikulum juga hampir sama. Keduanya masih sangat bagus prospeknya. TApi sekali lagi, mereka bukan bagian exact engineering. Sangat bagus jika kemampuan kmunikasi dan bahasa anda latih sebaik mungkin jika anda masuk jurusan ini. Kemampuan teknis tidak banyak dibutuhkan (maksudnya engineering ability). Beberapa perusahaan yang engineering banget dan tidak jualan produk jarang yang mencari lulusan industrial technology. Kakak saya yang kerja di perusahaan gas & minyak mengatakan kalo semua teknik bisa masuk ke pershaan tersebut kecuali industri dan arsitek.Jadi, kalo mau masuk jurusan ini. Segera latih kemampuan komunikasi. Pas kuliah, kalau mau berkarir di perusahaan, arahkan pandangan ke perusahaan2 consumer goods macam Unilever dll. Jangan yang engineering macam tambang dan konstruksi. Peluang tetap ada tapi tak sebesar di consumer goods, dealer (Astra, sun motor dll). Sense of design juga penting untuk dilatih. Karena selain bagian produksi dan marketing,tata letak pabrik juga sering menjadi bagian kerjaan teknik industri
Dr semuanya saya justru merekomendasikan jurusan Geologi dan Geofisika. Prospek bagus dan tidak sekedar mendapat kerjaan. Maklum, jurusan ini bukan jurusan yang bisa dipelajari dengan pengalaman. Jadi, anda tidak ada saingan lagi.Maklum, untuk jurusan lain masih bisa dibolak-balik. banyak yang changing career. Insinyur teknik kimia bisa aja menjadi insinyur kontrol yang biasanya ditempati teknik fisika dan elektro begitu juga sebaliknya. Progammer malah lebih luas cakupannya. Design engineering juga bukan hanya bisa dikuasai teknik sipil. Rotary engineering juga bukan hanya bisa didapatkan anak teknik mesin. Jadi hampir semua bidang bisa ditukar2 profesinya. Kecuali Geologi. Hanya orang geologi dan geofisika yang ngerti. Makanya kalo ada seorang geologis mengundurkan diri dari perusahaan, perusahaan akan bingung karena sulit cari pengganti. Hal ini mungkin beda dengan bidang lain.
Tapi kalo dari sisi banyaknya lowongan, maka saya sangat merekomendasikan teknik mesin dan teknik kimia. selain banyak, jika anda masuk ugm, itb, ui, sepertinya masa depan anda akan terjamin. meskipun untuk mendapatkannya anda harus berjuang sampai berbulan2 bersaing di pasar kerja.
Selain itu, saya juga merekomendasikan Teknik Fisika. Dari segi lowongan memang tidak terlalu banyak. namun dengan jumlah lulusan yang sedikit, hal itu cukup sebanding kok.
Mungkin ‘investigasi’ saya kurang valid. Tapi kebanyakan saya dapatkan langsung dari praktisi. Bukan sekedar analisis seorang mahasiswa. Semoga bisa sedikit membantu teman2 dalam memilih jurusan untuk bidang science. Sekali lagi, ini bukan tulisan ilmiah, cuma hasil ngobrol ngalor-ngidul dengan yang sudah berpengalaman. yah, hasilnya saya tuliskan disini. Anda percaya ?? Saya harap bisa membantu. Tidak percaya ?? Jadikan sebagai bahan bacaan aja. okey !!

lulusan
dari kiri fajar, hari, ali, juki, gembul, hanung, sandi,
jongkok nizar. yang ambil fto barkah. maaf kawan dirimu tak terpampang. mungkin karna seleksi alam.
memasuki kehidupan baru
setelah masa pencarian dan penantian yang membusankan, ahirnya doaku terjawab sudah. Emak bilang jalan sukses orang itu bede beda. yah emang bener dan semoga jalan yang ku ambil adalah jalan menuju sukses di dunia dan akherat kelak. aminnn.
aku mengawali karir di dunia kesehatan tahun ini. bukan cita citaku memang. tapi aku percaya ada sesuatu yang indah dibalik semua ini. rencanaMu indah pada waktumya. tahun ni aku mengawali studyku di poltekkes dpekes jakarta di bawah naungan departemen kesehatan.
meninggalkan kota kelahiranku KEBUMEN yang tentram dan penuh kasih. kini ku memasuki kehidupan metropolitan.
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!






